Home / Berita / Paradigma Limbah: SOLUSI PANGAN DAN ENERGI TANPA DEBAT
Yueyi Indonesia

Paradigma Limbah: SOLUSI PANGAN DAN ENERGI TANPA DEBAT

SOLUSI PANGAN_smn_Page_1SOLUSI PANGAN_smn_Page_1SOLUSI PANGAN_smn_Page_1SOLUSI PANGAN_smn_Page_1SOLUSI PANGAN_smn_Page_1Setelah masyarakat dunia menyadari bahwa biomassa mampu menjadi salah satu penyokong energi energi terbarukan bahkan dapat dikonversi dan tersedia dalam bentuk cair, padat dan gas, maka biomassa menjadi komoditi yang bernilai ekonomi.

Di Indonesia, biomassa dari perkebunan yang awalnya hanya nilai sebagai limbah dan berharga, kini telah menjadi komoditi incaran para pedagang. Cangkang sawit menjadi contoh klasik yang kini menjadi primadona baru dari subsektor perkebunan kelapa sawit karena bersaing dengan harga batubara.

Di Amerika Serikat, biomassa yang berasal dari jagung telah diubah menjadi bioetanol sebagai bentuk energi untuk mendukung transportasi. Kondisi ini mengakibatkan kenaikan harga bahan pangan sebesar 15% karena petani berlomba-lomba mengalihkan produksi jagungnya ke etanol sementara itu suplai untuk pakan ternak dan pangan menjadi berkurang (Biello, 2013).

Konflik kepentingan ini akan terjadi juga bagi Indonesia jika komoditi jagung dan singkong beralih ke biofuel sementara keduanya dipersiapkan untuk pakan ternak dan bahan pangan. Inilah awal terjadinya perdebatan sengit karena ada konflik kepentingan antara pangan dengan energi.

Pertentangan kepentingan antara pangan dengan energi muncul karena dua alasan utama yaitu: Pertama, pada penggunaan lahan yang akan dikuatirkan akan lebih banyak digunakan untuk penyediaan energi daripada pangan. Kedua, terjadinya pilihan penggunaan suatu komoditi antara pangan atau untuk energi. 

Artikel ini berupaya memberikan solusi bahwa pendayagunaan biomassa, terutama untuk wilayah Indonesia, tidak akan bertentangan bahkan mampu sinergis dengan memanfaatkan sisi lain dari biomassa pada komoditi pertanian dan pemilihan teknologi yang tepat dan terandalkan.

Akses artike ini http://issuu.com/syukrimuhammadnur0/docs/book__solusi_pangan_smn

Setelah masyarakat dunia menyadari bahwa biomassa mampu menjadi salah satu penyokong energi energi terbarukan bahkan dapat dikonversi dan tersedia dalam bentuk cair, padat dan gas, maka biomassa menjadi komoditi yang bernilai ekonomi. Di Indonesia, biomassa dari perkebunan yang awalnya hanya nilai sebagai limbah dan berharga, kini telah menjadi komoditi incaran para pedagang. Cangkang sawit menjadi ...

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

About Syukri M Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*